Ketika

Ketika logika mengalahkan rasa, adakah makna kemanusiaan yang tersisa?

Ketika takdir memilih mencintaiku laksana pujangga, dosakah jika aku memilih mencintaimu sepenuh jiwa raga?

image
(Illust; googled)

Ketika kejujuran dipertaruhkan untuk menyelamatkan makna, lalu buat apa cinta dipelihara?

Advertisements

2 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s