Kamu

Kamu, vitaminku. Energiku. Oksigen yang memenuhi paruku. Matahari yang melumerkan beku hatiku. Air yang menghidupkan taman jiwaku. Kamu. Jakarta, July 2, 2018 – NfR –

[Love Life] Cinta Adalah

Cinta adalah…. Usai shalat berjamaah di masjid, ia menungguku di teras masjid, sementara aku membereskan sajadahku. Kemudian aku menghampiri dia. Mencium tangannya, tanda kepatuhanku sebagai istri dan tulang rusuknya. Lalu ia mencium sayang keningku, sebagai tanda seorang suami meridhoi istrinya. Kemudian kami berjalan pulang ke rumah bersama-sama. Anak-anak kami ada di depan dan belakang kami,…

[Puisi] Rindu Suami Jiwaku

Selamat tidur kekasih hatiku. Sungguh aku berharap ada di sampingmu agar bisa menatap tidurmu. Aku rindu mendekatkan kepalaku ke dadamu, supaya mendengar detak jantung yang kucintai itu. Aku rindu rentang lengan kokohmu. Rindu rengkuhan tangan yang membuatku nyaman dan merasa aman itu. Aku rindu hembus hangat nafasmu di pipiku. Rindu aroma lehermu. Rindu mencium lembut…

[Romansa] tak lagi mencari

Mungkin kamu adalah lelaki paling kasar yang pernah aku kenal. Dan kamu tau itu. Suatu saat, kita sedang berbincang, kamu bertanya kepadaku, “Apa kamu masih ingin mencari lelaki lain kah?” “Tidak,” jawabku singkat. “Kenapa?” “Aku sudah menemukanmu.” “Tapi aku bukan siapa-siapa. Aku tidak kaya, tidak hebat, tidak bisa mesra seperti yang kamu inginkan.” “Aku juga…

[Puisi] takkan mudah

Kekasih, Aku mencintaimu. Aku tahu, aku bukan manusia sempurna. Hidup denganku kelak tak akan mudah. Dan kita bukan lagi sepasang cinta muda, Pun belum tiba di titik senja.. Banyak yang akan kau korbankan untukku, Ego, perasaan, tenaga, harta dan waktu.. Akan ada kekecewaan dan kepedihan, Kekhawatiran, kegalauan dan kesedihan.. Namun aku akan selalu berusaha untuk…

[Opini] hebatnya hidup

Dalam hidup ini tidak ada yang namanya “mendapatkan semua yang kita inginkan”. Untuk mendapatkan satu hal, kita harus berbesar hati melepaskan hal lainnya. Kita harus rela melepaskan kesempatan mendapatkan A, agar bisa mendapatkan B. Atau melepaskan kesempatan mendapatkan A, B, C, dan D, guna mendapatkan E. Jika kita memaksakan diri mendapatkan semuanya, kelak kita akan…

[Puisi] uniknya cinta

Uniknya cinta adalah ia selalu menghampiri ketika kita tak mencari. Lalu mengikat hati tanpa memerlukan tali. Bersamanya, diri begitu bahagia tak terperi. Berjauhan darinya, lara rindu pun tak bertepi. Konon hidup adalah perjuangan, Dimana cinta adalah pengorbanan, Namun pahit-manis cinta membuat hidup layak dipertahankan Sampai ajal datang mengakhiri kefanaan.. Pastikan cinta yang ini hadirnya bukan…

[Puisi] Menanti Kekasih

Kekasih, Sungguh aku masih menanti datangnya suatu hari, Kala kita tak perlu lagi sembunyi Tak lagi mencintai dalam sunyi Dan air mata takkan lagi menjadi karibku seiring malam diakhiri.. Sungguh aku menunggu Datangnya waktu penuh haru Saat genggam mengiringi sumpahmu, “Sayang, menikahlah denganku, Jadilah separuh nyawaku, Belahan jiwaku. Ibu dari anak-anakku, Istri di dunia dan…

[Puisi] berpisah

Keputusan kali ini tercetus tanpa diiringi linangan air mata. Sepertinya ini keputusan tepat. Dan, sungguh, tanpa bermaksud mencatut nama Allah, tapi, “Bismillahirrahmanirrahim…” semoga ini langkah yang benar. Semua yang sudah terjadi tak bisa diputar ulang. Jadi, biarlah berlalu. Saya sudah menutup pintunya, dan kini mengunci. Bukan karena membenci, bukan karena sakit hati, tapi semata berpikir…

[Puisi] perih adalah

Perih adalah ketika kau membiarkan semua harapan hancur berkeping-keping, Karena kau lebih memilih harga dirimu ketimbang masa depan dan kemungkinan bahagia bersamaku. Perih adalah ketika apapun yang kulakukan tak mampu lagi mengetuk hatimu, Dan aku hanya bisa terpaku di depan pintu jiwamu yang tertutup.. Perih adalah berpikir engkau akan mencintaiku jika aku rela mengorbankan semua…

[Reshare] Untuk Seseorang di Sana

UNTUK SESEORANG DISANA Oleh: Herlina SE Angah Untuk seseorang yang akan menjadi takdirku, sejauh apapun pengembaraanmu, akulah tempat berlabuh untuk menyempurnakan dienmu… Untuk seseorang yang telah tertulis di lauhul mahfudz, Sebanyak apapun insan yang singgah di hidupmu, akulah yang kelak menghiasi hari dan istanamu… Untuk seseorang yang dipilihkan Allah untukku, seberat apapun kini perjuanganmu, akulah…