image

Bermula dari postingan sohib saya Ottow, yang mengutip hipwee.com, berlanjut ke KBBI dan artikel di kompasiana. Paham lah saya bahwa selama ini kita telanjur keliru menggunakan kata tersebut dalam percakapan dan diskusi sehari-hari.

Apaan sih bedanya? Penting banget apa ngebahas kata?

Iiiiih.. pentinglaaaah! Buat saya pribadi penggunaan kata dengan tepat itu mutlak. Maklum, saya seorang editor. Bukan maksud sok profesional lho ya. Ini justru soal janji saya kepada diri sendiri untuk selalu menggunakan bahasa Indonesia secara lugas. Tepat sasaran, tepat makna. Selain itu juga demi memenuhi janji profesi saya sebagai jurnalis, yang mengemban misi “mencerdaskan bangsa”, meski definisi “jurnalis” sendiri mungkin kurang tepat diberlakukan untuk saya.

jurnalis /jur·na·lis/ n orang yg pekerjaannya mengumpulkan dan menulis berita di surat kabar, dsb; wartawan

(Sumber: http://kbbi.web.id/jurnalis)

Euh entahlah apa saya masih bisa dikatakan sebagai jurnalis, karena menurut Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) awal 2006 lalu, pekerjaan saya kini dikategorikan sebagai Humas, bukan jurnalisme lagi–dan itulah alasan mereka tidak mengabulkan keanggotaan saya. Hiks.. *eh, kok jadi Curcol*

Cukup soal pentingnya membahas kata bagi saya, yuk kembali ke pengertian “Telanjur” dan “Terlanjur”.

telanjur /te·lan·jur/ v 1 terlewat dr batas atau tujuan yg ditentukan; teranjur: sedianya ia hendak turun di stasiun Gambir, tetapi — sampai ke Sawah Besar; 2 terdorong (tt perkataan); sudah terkatakan: ia — mengatakan rahasianya; menebus kata yg –; mulut — , perkataan yg terdorong; 3sudah terdahulu menger jakannya (melakukannya): ia sudah — membeli karcis untuk berangkat besok; 4 sudah berlebih-lebihan atau terlampau (banyak, sangat, dsb):rupanya semangat rakyat sudah — berkobar-kobar; 5 sudah terlambat (hingga sukar atau tidak dapat ditarik kembali, diulang, dsb): kalau sudah — , mau apa lagi;

ketelanjuran /ke·te·lan·jur·an/ n 1 keterlaluan; 2sesuatu yg sudah telanjur: ia menyesal atas ~ nya mengeluarkan perkataan yg tidak layak itu

(Sumber: http://kbbi.web.id/telanjur)

Bagaimana dengan “Terlanjur”–ada nggak sih artinya? Yuk kita cek..

lanjur /lan·jur/ a 1 terdorong (ke depan); 2 lanjut;

melanjurkan /me·lan·jur·kan/ v 1 memanjangkan (mengulur) waktu dsb; 2 menyambung (melanjutkan) perundingan dsb;

terlanjur /ter·lan·jur/ v terdorong mengerjakan (mengucapkan) sesuatu dng tidak sengaja: apa pun alasannya, kalau sudah ~ berbuat salah harus dihukum;

keterlanjuran /ke·ter·lan·jur·an/ n perihal terlanjur: atas ~ nya, dia minta maaf

(Sumber: http://kbbi.web.id/lanjur)

Nah lho! Jadi lagu “Terlanjur Sayang”-nya Memes itu seharusnya “Telanjur Sayang”?

Ehh.. gimana ya? Saya juga bingung. Horeeee kita bingung massal. Muahahahahha.. 😛

Ada satu artikel bagus soal ini, silakan KawaNina membacanya di tautan berikut:
Kata “Terlanjur” yang Telanjur Membingungkan

Have a lovely Tuesday, folks.. 😚

Advertisements