Nina, the Ms. POE (Pissed Off Editor)

Semalam, sulung saya tiba-tiba bertanya, soal kerjaan.

R (sulung saya): Mamam udah berapa lama jadi jurnalis dan editor?

N (saya): Totalnya? Lebih dari 12 tahun.

R: Selama karier mamam, pernah ngga ngedit tulisan yang sama sekali ngga ada salahnya?

N: Ngga pernah. Sama sekali gak pernah. Bahkan tulisan mamam sendiri ngga pernah perfect. Pasti ada aja salah nempatin titiknya, komanya, kadang malah ejaannya.

R: Kok bisa gitu?

N: Hmm.. Sepertinya sih karena penulis itu di otaknya udah banyak banget, seabrek-abrek yang mau ditulis. Sedangkan tangan kan lebih lambat daripada cara kerja otak, jadi ngga sanggup mengikutinya. Akhirnya ya kejadian, typo, kurang sempurna kalimatnya, dan seterusnya. Even editors need to be edited. Itu gunanya editor. Quality control.

R: Pernah ngga nemu tulisan yang bikin mamam bingung memahaminya?

N: Like, almost all the time! Sepanjang karier, mungkin mamam udah ngedit sekitar 5.000-6.000 tulisan dari berbagai macam karakter penulis, ya. Bisa dibilang separohnya bikin mamam bingung, ini orang nulis maksudnya ke mana sih, tujuan tulisannya apa, gak jelas. Tapi yah, serunya kerjaan mamam ya begitu.

R: Kesalahan tulisan kayak apa yang bikin mamam paling kesel?

N: Ha! Banyak! Tapi yang bikin PALING kesel adalah penulis yang ngga bisa mengetik dengan benar, seperti setiap katanya diawali huruf kapital. Itu sangat, SANGAT menjengkelkan. Sama saja kayak mamam harus ketik ulang keseleruhan. ENTIRE ARTICLE! Begitu caranya, mamam jadi kerja dua kali. Double the efforts. Waktu kerja juga jadi terbuang. Sama sekali gak efisien.

R: Setiap kata dikasih kapital itu bagaimana maksudnya?

N: Ya Kayak Gini. <— (literally!) Seharusnya kalimat yang setiap katanya dikasih kapital itu hanya untuk judul. Bukan untuk isi tulisan. Ngeditnya bener-bener buang waktu. Bayangin aja gini, kalau ngedit biasa, mamam harus delete dan ganti huruf yang dikapital itu.

Contohnya:
“Budi Suka Membaca Buku, Apalagi Cerita Yang Seru.”
Harus diedit menjadi:
“Budi suka membaca buku, apalagi cerita yang seru”
Kalau diketik ulang, itu butuh waktu 3 detik untuk satu kalimat itu. Sedangkan kalau diedit satu per satu, butuh waktu 7 detik.

Itu baru satu kalimat. Lha yang mamam edit ini artikel yang biasanya terdiri atas 500-an karakter, kira-kira 80-90an kalimat. Butuh waktu berapa coba ngedit kayak begitu?

Lagian, itu kesalahan tulisan yang sangat basic dan seharusnya sudah bisa diantisipasi oleh penulisnya sendiri. Makanya menjengkelkan. Artinya ini yang nulis manja. Maunya disuapi editor. Males lah sama penulis yang manja tuh. I don’t have all day for one writer. I have hundreds others waiting.

Biasanya tulisan kayak begini langsung mamam buang, delete file, meskipun isinya mungkin penting. Daripada kehilangan waktu untuk periksan tulisan lain yang mungkin lebih bagus dan lebih layak publikasi kan?

R: (ketawa). Mamam pernah ngga nerima tulisan yang ngga ada spasinya. Semua jadi satu, rapet.

N: Oh itu? Pernah banget. Bikin mamam pengen tembak kepala orangnya. Hahahaha.. I mean, what the f*ck is wrong with your head? Mosok nulis gak ada spasi, koma, titik. Nyerocos aja gitu. Udah gitu huruf kecil semua. Pokoknya gak jelas, blas.

You know what, let’s not talk about this anymore. Soalnya ini bikin mamam pengen marah aja bawaannya. Tapi mamam jadi kepikir, kayaknya bisa nih mamam bikin buku untuk ceritain pengalaman-pengalaman pribadi mamam jadi editor selama satu dekade ini. Trus nanti mamam kasih judul, “The Angry Editor”, atau “The Pissed Off Editor”, or something like that. :p

Sulung saya ngakak.

Lalu begitulah perjalanan pulang saya dengan si sulung. 😀

Advertisements

4 thoughts on “Nina, the Ms. POE (Pissed Off Editor)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s