memunculkan yang terbaik dari saya

Beberapa minggu terakhir, yayang saya sibuk meyakinkan agar saya berganti karier. Dia bilang, saya patut mendapatkan karier yang lebih layak, karena inilah waktunya mengembangkan wawasan. Melebarkan sayap lebih luas dan bersiap terbang. Dia bilang, orang seperti saya pastinya mempunyai takdir yang besar di masa depan, menunggu saya memenuhinya. Untuk itu, saya perlu tumbuh lebih kuat, lebih bijak dan lebih banyak menggali ilmu pengetahuan.

Sejujurnya, saya tersentuh. Ia melihat sesuatu di dalam diri saya dan sekarang ia mencoba membangunkan saya, mengeluarkan yang terbaik dari dalam diri saya. Belum pernah ada yang melakukan ini sebelumnya. Hmm, sebenarnya mantan suami saya pernah sih melakukan hal serupa. Bedanya, yayang saya (sekarang) ngga hanya sekadar *memaksa* saya tumbuh, tapi juga memberi jalan saya untuk mengakses dan memasuki perubahan tersebut.

Sepertinya yayang saya selama ini ngga hanya mencoba membantu saya tumbuh kuat secara mental dan membangun karakter yang lebih solid dari saya. Dia juga memerhatikan dengan saksama akan keterampilan dan kemampuan saya. Yang ia katakan adalah, “Orang seperti mama pasti cocok sama karier seperti ini. Jangan membuang kemampuan mama hanya pada pekerjaan yang kurang menantang seperti sekarang ini. Ayo, jadilah lebih besar.”

Awwwwh… co cweeeeeet..

Dan kemarin, dia menggoda saya. Ia bilang pengamatannya terhadap saya tidak hanya dibuat dalam sehari-dua hari. Dia melakukannya selama 4 bulan kami bersama. Dan, tidak hanya ia memerhatikan dari luar, tapi juga melakukannya secara *mendalam*. Hahahaha.. Aduh, sayang! Jangan menggoda saya saat kita sedang berjauhan ah, ngga adil membiarkan saya “menggantung” seperti ini. Wekekekekek..

Okelah, saya ngga akan berbagi cerita pribadi antara saya dengan sang yayang, maaf. Soalnya bukan untuk konsumsi publik. Wekekekekek..

Meski begitu, apa yang dilakukan oleh sang yayang akhirnya membuat saya berpikir lebih serius tentang hidup saya. Tentang karier saya. Dan lebih jauh, tentang anak-anak. Maksudnya, memang sih penting untuk disayangi dan menyayangi anak-anak, tapi mereka juga butuh merasa bangga akan orangtuanya. Jadi, selain soal kerja hanya untuk sekadar mencari nafkah, saya memutuskan bahwa saya juga harus mulai berpikir pekerjaan apa yang cocok dipilih di masa mendatang. Jadi kelak tidak hanya soal mendapatkan dolar (atau rupiah) tapi juga meraih nama baik dari situ. Dan saya kira tidak ada pekerjaan yang lebih terhormat daripada bekerja untuk negara: membawa perubahan di tanah air tercinta Indonesia ini. Pekerjaan yang terhormat. Tapi saya belum tahu, pekerjaan apa itu kelak.

Hanya saja, karier yang sedang saya jalani sekarang ini, sebagai penyunting situs program pengentasan kemiskinan di perkotaan juga cukup terhormat, kayaknya. Sudah lebih dari delapan tahun saya bergabung di sini. Posisi yang sama, jobdesc yang sama pula. Menulis, menyunting dan publikasi memang spesialisasi saya. Tapi yayang saya bilang, saya harus melangkah maju. Sudah kelamaan saya diam saja di zona nyaman. Saat ini waktunya saya menantang diri sendiri secara lebih jauh.

Hmmm.. kayaknya dia benar.

Oke, jadi dia memberikan beberapa rekomendasi untuk bergabung di NGO internasional. Dan, saya sudah melamar ke beberapa lowongan di NGO-NGO itu sih. Saya sudah melakukannya, sekarang tinggal melihat akan ke mana hidup membawa saya.

Dan untuk yayang saya “D”, terima kasih. Saya paham bahwa papa tidak mengungkapkan perasaan papa terhadap saya, dan bahkan papa tidak mengatakan “aku cinta padamu” atau “aku merindukanmu”, tapi ketika papa melakukan ini semua, saya bisa melihat bahwa papa memang mencintai saya, sangat. Sungguh saya merasa bersyukur dicintai oleh lelaki baik seperti papa, Saya sayang papa. ^_^

image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s