[Review] Father Knows Less by Wendell Jamieson

Pernah punya pertanyaan yang tidak atau sulit terjawab saat kita kecil dan masih penasaran sampai sekarang?

Saya punya.

Saya penasaran, kenapa ya ban mobil atau motor bisa botak, terutama ban belakang? Bener nggak sih, itu gara-gara ban belakang terlalu banyak mikir gimana caranya nyusul ban bagian depan?–hehehe.. Itu dulu jawaban Papa saya. Tentu saja bercanda.

Seiring usia bertambah dan rajin baca buku pengetahuan umum, fisika, kimia…ehem. Maksudnya buku pelajaran di sekolah, hehe…akhirnya saya tahu ban bisa botak karena terus menerus bergesekan dengan aspal. Ban belakang lebih cepat aus karena mobil biasanya memang menggunakan penggerak roda belakang, jadi lebih banyak aktif bergesekan dengan aspal–sedangkan roda depan hanya ikut bergulir, terdorong oleh momentum ban belakang. Cieee… gaya banget deh bahasa saya.. 😀
Anyways, Wendell Jamieson, penulis buku Father Knows Less ini ternyata juga ketiban pertanyaan kritis dari anaknya. Sebagai ayah yang baru punya anak balita, tentu akan menghadapi banyak pertanyaan “menggelitik”–berasa aneh, lucu, tapi ternyata susah dijawab–dari anaknya. Maklum, pertanyaan pamungkas anak pada umumnya kan “Kenapa ya??”
Nah, kebetulan Wendell Jamieson ini adalah seorang jurnalis di The New York Times, di Amrik sana. Dia pun berkesempatan bertemu narasumber berkompeten dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan “menggelitik” dari anaknya (dan anak-anak lainnya) tadi. Yang buat kita, orangtua, pertanyaan berasa konyol (karena biasanya kita nggak tau jawabannya), disikapi serius oleh Jamieson. Way to go, Dad! 🙂
Itulah yang memicu Wendell Jamieson melahirkan buku “Father Knows Less: Can I Cook My Sister?”. Semua pertanyaan anak-anak, mulai dari soal, “Mengapa jendela kapal bundar?”, “Mengapa orang menggelar balap mobil?”, “Mengapa di iklan mobil, jalanannya selalu basah?”, “Mengapa merah untuk berhenti dan hijau untuk jalan”, dan sebagainya dijawab oleh narasumber yang memang ahli di bidang mereka dan berkompeten untuk menjawab. 
Penasaran pengen baca bukunya dan penasaran  sudah keluar belum sih buku ini di Indonesia? Jawabannya, sudah. Di versi Indonesia, buku ini diberi judul “Kenapa Aku Tidak Boleh Mengupil di Depan Orang Lain?”, diterbitkan oleh Penerbit Buah Hati. 
Guess what, saya adalah editornya. ^_^
Waktu itu kebetulan kawan satu kos, yang bekerja di penerbit tersebut, menawarkan kerjaan freelance menjelang saya melahirkan Farrell. Akhirnya saya terima. Lumayan, buat nambah-nambahin biaya kelahiran. Hehehe.. Anyways, saya hanya mengedit/merapikan pasca diterjemahkan oleh sang translator. 
Kesan saya saat menyunting/mengedit buku ini? Well…. pertama, a personal reason, karena saya sudah baca versi aslinya (in English) lalu membaca hasil translasinya by digital (email), saya mengagumi hasil kerja sang translator, yang menerjemahkan secara fleksibel dan bahasa yang asyik. 
Kedua, isi buku ini benar-benar asyik untuk dibaca, karena sarat pengetahuan. Saya sampai terpingkal-pingkal di beberapa bagian, sekalian terkagum-kagum oleh kecerdasan dan kritisnya cara berpikir anak-anak. Banyak sekali pertanyaan yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh kita, diceploskan oleh anak. Dalam hal ini, thanks to Jamieson’s son and his friends’ kids, who shared us their marvelous questions. 
Monggo yang ingin mendapatkan bukunya. Catat yaa, buku ini ada di bagian Filsafat kalau nggak salah. Judulnya “Kenapa Aku Tidak Boleh Mengupil di Depan Orang Lain?”, penulis Wendell Jamieson, Penerbit Buah Hati. Kalau nggak salah sih, di Gramedia ada dan dibanderol dengan harga sekitar Rp43.000an. 

Kalau informasi di fanpage BukuKita.com, berikut speknya:
Tebal/Ukuran : 327 halaman/ 14 x 27 cm
Jenis Cetak : Soft cover/ Bookpaper
ISBN : 978-602-45173-4-2
Harga : Rp. 43.000

Selamat membaca yaa.. 😉

Advertisements

2 comments

  1. @ Naspard: Iyaaa.. Buku bagus. Jawaban2nya bener-bener dijawab secara serius, sampe bikin berdecak kagum. Hohohoho… Kenapa hayoooo, gak boleh ngupil sembarangaaaan? :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s