Jalan-jalan virtual ke Balikpapan bareng Tim OSP Kotaku Kalimantan Timur dan teman-teman relawan Kelurahan Muara Rapak, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan. Mendengar penuturan Ketua Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Adi Suwito. Tujuan pertemuan virtual ini sebenarnya menggali soal sosialisasi dan pelatihan masyarakat.
Serunya, Pak Adi Suwito mengungkapkan, antara lain, cerita-cerita di balik kegiatan Cash For Work (CFW) Program Kotaku 2021. Ternyata banyak kisah inspiratif, semisal sosok perempuan tangguh, tulang punggung keluarga, yang turut terlibat dalam proses konstruksi pembangunan infrastruktur.

May be an image of 6 people, including Muhammad Irfan G. Sanusi and text

Selain itu, ada cerita tentang kegiatan penutupan CFW kelurahan yang juga dihadiri wali kota dong!–Plus fakta bahwa BKM sukses menggandeng PT Pertamina untuk diajak berkolaborasi, menggelontorkan bantuan untuk meningkatkan kualitas kehidupan di kelurahan dan mendorong permukiman ini menjadi lokasi destinasi wisata.

Cerita berikutnya, yang menurut saya inspiratif, adalah tentang kinerja Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara (KPP) dari masyarakat sendiri, yang menjadi motor penggerak melestarikan hasil pembangunan infrastruktur agar sesuai usia bangunan, bahkan lebih, sehingga lebih bermanfaat lebih lama bagi lebih banyak warga pemanfaat. Maintenance atau perawatan bangunan bukan perkara mudah. Dalam Program Kotaku, konsep maintenance hasil pembangunan untuk masyarakat dilakukan oleh warganya sendiri. Tentunya, mengajak warga terlibat merawat bangunan fasilitas untuk komunitas pun bukan perkara mudah. Tapi, Muara Rapak, bisa. Keren kan?

Berikutnya, Pak Adi Suwito juga bercerita tentang Pelatihan Tukang dan On The Job Training (OJT) bagi warga yang terlibat dalam pembangunan infrastruktur CFW. Menurut Pak Adi, beliau tertarik dengan pelatihan tukang ini, karena jadi belajar banyak soal konstruksi dan standar kualitas pekerjaan konstruksi yang kemudian dipraktikkan dalam kegiatan CFW. Jadi, pekerja yang terlibat dalam kegiatan infrastruktur berbasis masyarakat dalam Program Kotaku itu memang tidak sembarangan orang, gaesss.. Mereka dilatih (dan lulus) terlebih dahulu, agar kualitas fasilitas yang dibangun sesuai umur bangunan seperti rencana.

Sambil publikasi tulisan ini, zoom meeting masih berlanjut. Udah segini dulu aja yaa.. πŸ˜πŸ™ Semangatttt teruss, teman-teman Kaltim!